Salah satu hal yang sering kita lupakan mengenai kesehatan kucing – mungkin juga hewan peliharaan lain seperti anjing – adakah mulut dan gigi. Padahal sama saja dengan manusia, mulut dan gigi kucing juga perlu dijaga supaya tetap sehat dan kuat.  Kebiasaan melupakan perawaran gigi kucing ini memang sepertinya adalah hal yang biasa terjadi. Karena itu tidak heran kalau sebuah studi menunjukkan bahwa 80% kucing dan anjing menunjukkan gejala adanya penyakit gigi dan mulut. Beberapa indikasinya diantaranya gusi yang merah dan bengkak, nafas bau, dan gigi rontok. Sialnya, studi tersebut juga menunjukkan bahwa penyakit mulut dan gigi tersebut lebih banyak terjadi pada kucing dan anjing jenis kecil.

Tapi banyak terjadi bukan berarti bisa kita biarkan terus-menerus. Setelah kita tahu bahwa mulut dan gigi kucing juga perlu dirawat seperti halnya manusia, kita harus segera memberikan perhatian. Kalau tidak, kucing kesayangan kita mungkin akan menderita aneka jenis masalah yang bisa terjadi pada mulut dan giginya seperti penumpukan karang gigi, korosi gusi, gigi longgar, bau nafas, infeksi, pendarahan gusi, tanggalnya gigi, dan sebagainya. Perlu juga diingat, sama saja dengan manusia, masalah pada gigi dan mulut yang dibiarkan berlarut-larut bisa menjalar kemana-mana.

Gejala awal masalah kesehatan mulut penyakit gigi kucing biasanya adalah bau nafas. Kalau bau nafas kucing anda tercium tidak sedap, biasanya ada masalah lain yang tersembunyi di dalam mulutnya. Tentunya bukan soal bagaimana membuat nafasnya jadi wangi, tapi bagaimana menyelesaikan masalah yang menjadi penyebabnya. Biasanya kalau sudah begini penyelesaiannya tidak mudah. Harus ditangani oleh dokter dan biasanya kucing kita terpaksa dibius. Kasihan kan? Perlu diketahui, meskipun nampak sederhana, pembiusan bukanlah sesuatu yang tidak beresiko.

Padahal kalau saja kita cukup memperhatikan, menjaga kesehatan mulut dan gigi kucing bukanlah sesuatu yang sulit, hanya perlu sedikit ketelatenan saja. Pada dasarnya perawaran gigi kucing tidaklah berbeda dengan perawatan gigi manusia. Hanya saja memang karena kucing tidak bisa kita suruh berkumur dan menyikat gigi, kitalah yang harus melakukannya. Dan pastinya jarang kucing yang pasrah, dengan sukarela membiarkan kita mengobok-obok mulutnya. Berikut beberapa hal yang sangat disarankan untuk kita lakukan supaya kucing kesayangan kita terhindar dari masalah kesehatan gigi dan mulut:

1. Menggosok

Tindakan langsung adalah langkah yang paling efektif untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi kucing. Sala halnya dengan gigi kita, gigi kucing juga perlu dibersihkan dengan cara menggosok gigi dengan sikat dan odol. Tentunya untuk mulutnya yang kecil, kita tidak bisa menggunakan sikat gigi yang biasa kita pakai. Belilah sikat gigi khusus untuk kucing, begitu juga dengan odolnya. Jika kucing kita masih kecil, bisa menggunakan sejenis sikat gigi lembut yang dipasangkan pada jari. Tahu kalau bayi manusia punya mainan yang sengaja dibuat untuk digigit-gigit? Untuk kucing juga ada. Mainan sejenis ini dapat membantu menjaga kebersihan gigi kucing.

2. Membilas
Pembilasan sangat diperlukan karena saat kita menggosok, kita hanya menggosok giginya saja. Sementara itu membilas juga menyangkut gusi, lidah, dan bagian-bagian lain dari rongga mulut. Kalau kita bisa berkumur, tidak demikian dengan kucing. Selalu sediakan minum yang cukup, karena ritual minum secara tidak langsung juga membersihkan mulut. Gunakan aditif khusus untuk menjaga kebersihan mulut yang digunakan dengan cara mencampurkannya dengan air minum. Jangan menggunakan obat kumur manusia karena obat sejenis itu tidak boleh diminum.

3. Makanan
Secara berkala berikan makanan kering. Mengunyah makanan kering membantu membersihkan gigi kucing. Secara berkala berikan juga daging mentah, mengunyah daging mentah juga membantu membersihkan gigi. Saat memberikan daging mentah, pastikan tulangnya sudah dibuang.

4. Harus Rutin
Nah terakhir, pastikan bahwa hal-hal di atas kita lakukan secara rutin dan terus-menerus.