Kucing berisik di pagi hari mungkin memang kebiasaan yang lumrah. Dalam kondisi normal mungkin kebiasaan kucing yang satu ini tidak membuat kita merasa terganggu, malah mungkin menganggapnya lucu. Tapi kalau kita sedang membutuhkan istirahat lebih, ingin bangun siang, mungkin karena hari sebelumnya kita kelelahan atau malam harinya kita susah tidur, ceritanya bisa jadi lain. Kucing bukan alarm jam yang bisa disetel hanya berdering untuk membangunkan di pagi hari hanya pada hari-hari kerja saja. Kalau kucing kita mempunyai kebiasaan bangun dan berisik di pagi hari, dia akan melakukannya setiap hari, tidak peduli weekend atau hari libur sekalipun. Biasanya kucing berisik karena terbangun di awal pagi kemudian mulai mengeong dan menggaruk-garuk pintu kamar. Kalau sudah begini biasanya dia tidak akan berhenti sampai kita bangun dan memberikan makan untuknya.

Pernah mengalaminya?
Apa yang anda lakukan untuk mencoba menanggulanginya?
Berhasilkah?

Memang biasanya kucing berisik di pagi hari karena perut mereka minta diisi. Persoalannya biasanya kalaupun pada malam hari kita sediakan makanan berlebih supaya pagi saat dia terbangun masih tersedia cukup makanan, saat terbangun dia tidak menyantap makanan itu tetapi tetap saja berisik meminta yang baru. Pernah mencoba untuk mengacuhkannya? Pura-pura tidak mendengar dan tetap tidur? Biasanya kita yang kalah ulet dibandingkan kucing kita, karena dia akan terus berisik sementara kita tidak bisa benar-benar terlelap lagi sementara bunyi berisiknya masih terus terdengar.

Bisakah kebiasaan kucing berisik di pagi hari dihentikan supaya kita bisa tidur lebih lama?

Sepertinya jam tubuh kucing berbeda dengan jam tubuh kita. Kita seharian beraktivitas di luar rumah, sampai di rumah sering kali masih ditunggu aneka PR, sebelum akhirnya tepar kelelahan. Sementara kucing saat siang kita beraktivitas dia kebanyakan tidur. Malam saat kita tidur dia juga tidur. Kalau dia subuh-subuh matanya sudah “jreng” sementara mata kita masih sepet seperti ditetesi “aibon” ya wajar saja kan. Biasanya kucing terbangun karena ada yang membangunkan, entah dari dalam tubuhnya sendiri seperti perut yang mulai keroncongan, atau dari luar seperti sinar matahari yang mulai menyeruak masuk dari jendela. Kebiasaan kucing berisik begitu dia bangun di pagi hari memang kebanyakan untuk menagih sarapan karena perutnya keroncongan. Tapi bisa saja kebiasaan kucing kita itu muncul sebagai “akal bulus” untuk mendapatkan perhatian, diajak pindah tidur bersama kita, atau sekedar minta dibelai.

Apapun alasannya, kebiasaan kucing berisik di pagi hari tidak akan bisa dihentikan tanpa kita sengaja melakukan perubahan.

Siap untuk membuat perubahan supaya kebiasaan kucing berisik itu bisa terhenti?

Sering kali memang jam tubuh kucing kesayangan kita tidak singkron dengan jam tubuh kita sendiri. Tapi sering kali persoalannya tidak hanya terletak pada perbedaan jam tubuh saja. Kucing mungkin terbangun karena faktor internal seperti lapar dan faktor eksternal seperti sinar matahari yang menerobos melalui celah tirai jendela. Tapi apakah terbangun kemudian harus langsung mengganggu? Bisa jadi kucing terbangun lalu mulai mengganggu kita yang masih terlena di alam mimpi karena kebiasaan. Dia mempelajarinya dari pengalaman sebagai taktik untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, diperhatikan, dimanjakan, atau perutnya minta diisi. Kalau sudah soal kebiasaan, cara menghentikan satu-satunya adalah mengubah kebiasaan tersebut.

Tapi sebelumnya pastikan dulu bahwa kebiasaan kucing yang mengganggu tersebut bukan disebabkan oleh masalah kesehatan. Caranya berkonsultasilah dengan dokter hewan kepercayaan anda, tentunya sambil membawa dan memeriksakan kucingnya. Karena beberapa masalah kesehatan kucing , misalnya gangguan tiroid, bisa menyebabkan kucing jadi berisik, tidak bisa diam, menderita gangguan tidur, dan gangguan pada pola makan. Sebelum mulai langkah-langkah mengubah kebiasaannya bangun awal dan membangunkan kita, gangguan kesehatan itu harus diselesaikan terlebih dahulu.

Sediakan Sarapan

Kucing punya kebiasaan ngemil. Kalau kita sediakan dryfood untuk sarapannya sebelum kita tidur, kemungkinan besar di pagi hari saat dia bangun makanan itu sudah habis. Alhasil dia akan membangunkan untuk minta makan.

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan memberikan makanan basah pada malam hari sebelum tidur, supaya saat tidur perutnya sudah terisi makanan berat sehingga dia tidak “nyemilin” lagi dryfood yang kita sediakan untuk sarapannya. Selain itu pastikan juga bahwa kucing kita cukup makan sepanjang hari, tidak ada waktu-waktu kelaparan yang membuatnya tertarik untuk nyemil berlebihan di malam hari, termasuk menghabiskan jatah sarapannya.

Automatic Cat Feeder untuk Mencegah Kucing BerisikAnda juga dapat menggunakan automatic pet feeder yang dikendalikan oleh timer. Alat ini akan membuka dan menuangkan makanan secukupnya pada waktu yang telah ditentukan. Biasanya kucing tidak langsung mengerti cara kerja alat ini, perlu sedikit waktu untuk mengajarinya. Pertama biasakan dia makan dari piring. Setelah itu mulailah menggunakan automatic feeder pada waktu-waktu makan, bukan di pagi hari, sehingga dia bisa menghubungkan antara bunyi alarm automatic feeder ini dengan saatnya makan. Baru kemudian kita bisa menggunakannya untuk saat sarapan. Atur timer supaya automatic feeder berbunyi dan menuangkan makanan sesaat sebelum jam biasanya kucing kita bangun dan membangunkan kita.

Anda juga bisa mencoba mengajari dia untuk bangun dan sarapan lebih siang. Caranya geserlah waktu timer pelan-pelan, misalnya tambah 2-3 menit setiap hari atau setiap selang beberapa hari.

Anda juga bisa mencoba menggunakan “food puzzle”.

Cuekin Aja

Anda tahu kenapa anak kecil suka menangis untuk mendapatkan apa yang dia inginkan? Karena dia tahu dengan menangis dia akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Kalau dengan menangis dia belum juga mendapatkan keinginannya, dia akan menangis lebih keras lagi, lebih keras lagi, samapai akhirnya orang tuanya mengalah. Dia tahu persis pada satu titik orang tuanya akan mengalah, yang dia perlukan hanya keuletan untuk menais terus, semakin keras, semakin lama.

Kucing juga begitu. Dia berisik membangunkan anda karena tahu anda akan bangun, memberinya perhatian, memanjakannya, menyediakannya sarapan, apapun yang dia inginkan. Kalau anda belum juga bangun, dia tahu yang diperlukan hanya berisik lebih lama dan lebih keras. Pada akhirnya anda akan mengalah.

Kalau anda cukup tahan, sebetulnya ini merupakan resep yang paling praktis dan ampuh, cuekin aja. Memang awalnya akan berisik terus. Anda akan tetap terbangun dan tidak bisa tidur lagi karena dia terus berisik berkepanjangan. Di titik ini, saat biasanya anda kemudian berfikir “Ya udah deh gue kasih aja!”, anda harus tetap bertahan. Sampai akhirnya dia kalah dan berhenti dengan sendirinya. Cukup sekali? Tidak. Harus konsisten, terus menerus. Anda tidak boleh kalah ulet dari kucing anda. Anda harus bertahan sampai dia akhirnya berhenti. Anda harus bertahan melakukannya setiap hari sampai kebiasaan itu hilang dengan sendirinya.

Kalau anda tidak konsisten, kadang-kandang bertahan kadang-kadang mengalah, alih-alih menyelesaikan masalah anda justru membuat masalahnya semakin parah.

Sekali lagi, cara ini menuntut anda benar-benar tahan dengan gangguan yang ditimbulkannya, mengeong keras-keras, menggaruk-garuk, dll. Perlu juga diingat bahwa mengabaikan juga bisa membuat perilakunya semakin parah. Kalau anda cukup tahan, setelah menanjak dan memuncak, perilaku itu akan semakin berkurang sampai akhirnya hilang sama sekali. Sayangnya bukan hanya sehari dua hari. Para ahli dan praktisi perilaku kucing mengatakan bahwa proses ini akan memakan waktu beberapa minggu.

Berikan Hadiah

Anda tidak tahan “menyiksa” kucing kesayangan dan diri anda sendiri? Mungkin anda bisa memilih metode sebaliknya, dengan memberikan hadiah. Biarkan kucing anda berada di dalam kamar. Berikan hadiah kalau dia bisa diam beberapa saat sebelum mulai berisik lagi. Usahakan supaya dia mengerti, diam berarti hadiah. Setelah dia mulai mengerti, mulailah menambahkan waktunya, semakin lama diamnya. Tujuan akhirnya, begitu bangun dia akan diam cukup lama sampai akhirnya mulai berisik meminta perhatian, cukup waktu sampai anda sendiri bangun dan memberinya perhatian dan menyiapkan sarapan.

Terdengar sederhana? Percayalah kenyataanya lebih sulit dan lebih menuntut kesabaran.

Biarkan Kucing Tetap Dalam Dunianya Sendiri

Selain lapar, kucing mungkin mengganggu kita setelah dia terbangun di pagi hari karena dia bosan. Bukan minta makan tapi minta perhatian, ingin dimanjakan, ingin diajak main. Kalau sudah begini, menyediakan sarapan yang bisa dia santap begitu terbangun tidak akan menyelesaikan masalah.

Cobalah dengan membuatnya memiliki aktivitas yang bisa membuatnya asik sendiri. Misalnya dengan menyediakan tempat dan alat bermain dimana dia bisa memanjat, menggaruk, mengejar, dll. Penggunaan food puzzle bisa dicoba. Atau lebih sederhana misalnya dengan menyediakan makanan sedikit-sedikit di beberapa tempat yang berjauhan sehingga dia harus kesana-kemari untuk mendapatkannya. Bisa juga dengan menyembunyikannya sehingga dia harus mencari sebelum mendapatkannya.

Lingkungan tempat dia tidur bisa juga membuat kucing terbangun lebih dahulu dari kita dan karenanya mulai “mengganggu”. Cobalah perhatikan situasinya. Kalau ternyata kucing kita terbangun karena sinar matahari yang cukup terang dari jendela misalnya, mungkin kita bisa mengganti tirai jendela dengan yang lebih tebal. Dengan begitu tidak ada sinar masuk yang membuat kucing terbangun lebih awal. Mungkin juga dengkuran anda yang membangunkannya. Cobalah buat suara statis yang konstan dan dapat menutupi suara dengkuran tersebut, misalnya suara kipas angin yang mendengung halus sepanjang waktu.

Kalau rumah anda cukup luas, coba berikan ruangan tersendiri untuknya, terpisah dari kamar tidur anda sendiri. Sediakan semua yang dibutuhkannya, makanan, air, pasir. Jangan lupa juga sediakan aneka alat bermain yang menarik dan memancing aktivitasnya. Dengan demikian kalaupun dia tetap terbangun lebih awal, dia sudah langsung asik dengan dunianya sendiri.