Salah satu yang menarik dari kehidupan hewan peliharaan khususnya kucing adalah saat melihatnya dengan lembut menyusui anak-anaknya. Sayangnya terkadang kucing tidak mau menyusui anaknya sendiri. Padahal banyak kucing lain yang bahkan bersedia menyusui anak kucing yang bukan anaknya sendiri. Di lingkungan kominitas pecinta kucing, kalau ada yang menemukan anak kucing terlantar yang masih terlalu kecil untuk makan sendiri dan masih perlu disusui induknya, biasanya akan dicarikan kucing betina yang sedang menyusui untuk dititipi.

Lalu kenapa ada beberapa kucing yang tidak mau menyusui anaknya?

Sebaiknya kalau melihat bayi kucing sendiri tanpa induknya, jangan dulu langsung menyimpulkan bahwa mereka diterlantarkan induknya sendiri. Bisa jadi induknya hanya meninggalkannya sejenak, mungkin karena dia sendiri kelaparan dan perlu mencari makan. Seperti manusia, induk kucing yang sedang menyusui memerlukan lebih banyak asupan makanan. Induk kucing liar bahkan terkadang sengaja menyembunyikan anak-anaknya terpisah di tempat yang berbeda-beda supaya mereka terhindar dari pemangsa. Kalau sudah begitu, saat si induk sedang menyusui salah satu anaknya, anak lain yang disembunyikan terpisah tentunya sementara ditinggalkan sendiri.

Jadi kalau sekali waktu menemukan bayi kucing ditinggalkan sendirian, perhatikan dahulu apakah dia nampak kelaparan. Kalau nampak seperti sehat dan cukup gemuk, tertidur dengan tenang, dan berada di tempat yang terkesan aman, mungkin induknya hanya sedang meninggalkannya sejenak. Sebelum diambil, coba tunggu dulu 1 – 2 jam. Siapa tahu induknya kembali untuk menyusuinya.

Alasan Kucing Tidak Mau Menyusui Anaknya

Nah kalau ternyata bayi kucing itu benar-benar diterlantarkan, mungkin pertanyaan yang muncuk di benak kita adalah “Mengapa si induk kucing tidak mau menyusui anaknya?” Ada banyak alasan, berikut beberapa diantaranya.

1. Anaknya Sakit

Terkadang induk kucing tidak mau menyusui anaknya yang satu tetapi mau menyusui anaknya yang lain. Kucing punya insting yang cukup baik untuk mengetahui kondisi masing-masing anaknya. Kalau ada salah satu yang sakit, ada kemungkinan si induk tidak mau menyusui supaya penyakitnya tidak menular pada anak-anaknya yang lain. Kalau sudah begini, tidak ada jalan lain selain mengambil anak yang tidak disusui dan menyusuinya dengan susu formula. Karena kalau kesusnya seperti ini, biasanya dititipkan ke induk kucing lainpun akan ditolak juga.

Kucing Tidak Mau Menyusui Anaknya Karena Mastitis2. Mastitis

Ada kalanya induk kucing yang sedang menysui terkena penyakit mastitis. Penyakit ini adalah sejenis infeksi pada kelenjar susu yang menyebabkan puting susu bengkak, mengeras, dan agak panas bila disentuh. Pastinya sangat menyakitkan kalau saat menderita penyakit ini kemudian bayi-bayinya menyedot. Mastitis bisa terjadi begitu saja karena faktor internal, tetapi bisa juga akibat luka kecil yang disebabkan cakaran anak-anaknya mengenai jaringan lunak di sekitar puting susu.

3. Anaknya Terlalu Banyak

Entah anaknya terlalu banyak atau produksi susunya yang terlalu sedikit. Yang jelas kalau induk kucing merasa susunya tidak cukup untuk semua anak-anaknya, dia kemungkinan menolak menyusui anak tertentu supaya anak yang lain kebagian.

4. Terlalu Muda

Hamil dan melahirkan pada usia yang terlalu muda bisa menimbulkan masalah psikis serius pada kucing. Kemampuannya untuk menjadi induk belum terbentuk sehingga dia malah kebingungan sendiri. Situasinya bisa semakin memburuk kalau dia juga mengalami trauma seperti misalnya mlahirkan di tempat yang kurang aman sehingga dia merasa terganggu. Kucing dengan masalah psikis mungkin akan kesulitan untuk bersikap tenang dan rileks, berbaring supaya anak-anaknya bisa menyedot.

Pada akhirnya perlu disadari bahwa melahirkan dan menyusui bukanlah hal yang mudah, tidak hanya untuk kucing tapi untuk semua hewan lain, bahkan manusia. Selain itu perlu juga dipikirkan berapa saja anak kucing yang akan lahir dari satu ekor induk saja sepanjang hidupnya. Lalu kemudian anak-anaknya akan beranak-pinak juga. Jadi kalau anda memelihara kucing atau di lingkungan anda ada kucing liar, pertimbangkan untuk disteril supaya tidak terus-menerus menambah populasi.

Kalau biaya untuk melakukan steril apalagi untuk yang berjenis kelamin betina terlalu mahal, biasanya ada sejumlah yayasan dan perkumpulan pecinta hewan yang menawarkan sterilisasi gratis atau setidaknya dengan harga yang lebih terjangkau daripada di klikik hewan komersial. Bergabunglah dengan komunitas pecinta hewan di lingkungan anda untuk mendapatkan informasinya.